Program Akademik
PROGRAM STUDI D4 AKTING FILM
Program Studi Sarjana Terapan (D4) Akting Film Akademi Film Yogyakarta yang bersifat vokasional menawarkan solusi dan terobosan baru dalam pendidikan tingkat Sarjana Terapan yang mengkhususkan diri pada membangun kreativitas Akting. Dengan metode akting berstandar industri film internasional program studi ini bertujuan mengoptimalkan kemampuan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam pembelajaran akting terhadap penguasaan dan pengolahan tubuh, suara, perasaan dan pikir dengan totalitas, penuh kesadaran, dan tanggung jawab atas peran yang diembannya. Prodi Sarjana Terapan Akting pada Akademi Film Yogyakarta memberikan landasan yang kuat untuk mengejar karir profesional di bidang akting, serta membantu mereka mengembangkan hasrat dan bakat mereka berperan dalam film yang inspiratif.
Fokus keterampilan yang akan banyak dipelajari adalah akting, termasuk pengembangan karakter, pengendalian vokal dan fisik, interpretasi naskah, dan improvisasi. Dengan bekal pemahaman teori-teori keaktoran film dalam kurikulumnya serta penekanan pada aspek praktik dengan komposisi minimal 60%, jenjang ini dirancang dengan perpaduan antara keilmuan yang bersifat teoritis-konseptual dengan keterampilan keilmuan yang bersifat teknis. Lulusan dari Program Studi ini akan memiliki kompetensi dalam berbagai lini profesi yang berkaitan dengan kemampuan akting film. Dengan landasan keilmuan teoritis maupun teknis dan standar pada dunia industri perfilman akan menghantarkan lulusan menuju karir layar lebar dalam kancah nasional dan kancah internasional.
Prodi Akting pada Akademi Film Yogyakarta membantu mahasiswa mempunyai keterampilan teknis dan artistik yang diperlukan dalam membawakan sebuah peran dalam film maupun televisi atau media digital. Keterampilan tersebut menekankan pada penguasaan mahasiswa terhadap aspek-aspek berikut ini:
1. bagaimana membawakan emosi dan membangun keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi aktor atau aktris yang efektif di atas panggung atau di depan kamera.
2. bagaimana membangun kreativitas Akting yang akan dilakukan dengan menggunakan keberanian trial and error dan mau melakukan pembelajaran yang dimulai dengan analisis peran. Dengan analisis peran, mahasiswa akan belajar mengurai dan menghubungkan tokoh yang ada dalam naskah dan yang akan diperankan oleh lawan main.
3. tentang sejarah Akting dari berbagai periode dan budaya. Teori yang berkualitas dalam dunia akting serta menganalisis berbagai peran dalam konteks budaya dan sosial yang lebih luas.
4. bagaimana berkolaborasi dengan seniman, mengeksplorasi seni, dan mempersiapkan diri untuk memilih Akting sebagai karir profesional.
Selain itu, mahasiswa diproyeksikan untuk mendapatkan banyak pengalaman belajar, mempunyai peluang untuk mengeksplorasi passion mereka dalam akting, dan mendapat kesempatan untuk menunjukan bakat seni mereka dengan menciptakan ikatan emosional antara pemain dan penonton.
MATERI PERKULIAHAN
Pada program studi ini, mahasiswa akan diajarkan berbagai teori dan konsep kreatif akting film, serta didukung oleh keterampilan teknikal sesuai standar dunia industri dalam produksi film. Beberapa mata kuliah yang diajarkan diantaranya:
- Sejarah Akting
- Dramaturgi Film
- Akting Film dan Vokal Dasar
- Akting Film dan Gestikulasi Dasar
- Method of Physical Action
- Emitonal Memory
- Akting Film dan Visual Kamera
- Acting Bussiness
- Analisis Skenario dan Tokoh
- Metode Akting Film Eropa
- Metode Akting Film Hollywood
- Scene Study
- Akting Film Drama
- Akting Motion Capture dan Stunt-man
- Akting Film Action
- Audisi dan Reel/Screentest
- Voice-over Actor dan Film Dubber
Jangka waktu studi adalah 8 semester. Beban studi Jenjang Sarjana Terapan (D4) adalah 146 SKS.
PROFIL LULUSAN
Profil lulusan Program Studi Akting pada Akademi Film Yogyakarta mengacu pada profesi sebagai berikut
- Aktor/Aktris
Aktor adalah profesi (orang) yang bermain peran dalam sebuah film. Dalam hal ini aktor diperankan atau dimainkan oleh seorang pria. Adapun sebutan aktris adalah orang yang bermain dalam film yang yang diperankan oleh seorang wanita. Akting merupakan seni bermain peran terhadap suatu karakter tertentu dalam sebuah film, pertunjukan, cerita, dan lain sebagainya yang dilakukan oleh actor maupun aktris. Aktor memainkan perannya sesuai dengan naskah atau arahan yang diberikan oleh sutradara. Seorang aktor dalam hal ini juga memiliki tugas, keahlian, dan pendidikan/kualifikasi yang diperlukan untuk memenuhi tuntutan profesinya. Beberapa aktor Indonesia terkenal antara lain Reza Rahadian, Nicholas Saputra, Dian Sastrowardoyo, Angga Yunanda, Iqbaal Ramadhan, dan masih banyak lagi. Beberapa aktor Indonesia juga bermain dalam film-film Hollywood seperti Joe Taslim, Iko Uwais, dan Cinta Laura. Selain aktor lokal, juga terdapat aktor luar negeri yang terkenal seperti Tom Cruise, Jackie Chan, Dwayne Johnson, dan lain sebagainya.
- Stuntman
Stuntman ataupun stuntwoman (body double) adalah profesi dimana seseorang bertugas sebagai pemeran pengganti dalam peran yang dimainkan seorang bintang film ataupun pada acara televisi, ketika harus melakukan berbagai adegan berbahaya seperti pada kecelakaan, kebakaran ataupun perkelahian. Pemeran pengganti ini kemudian jarang difilmkan dari jarak dekat. Mereka umumnya disebut sebagai pahlawan film tanpa tanda jasa. Aksi mereka (stuntman) yang luar biasa sangat menantang dan tak sembarang orang dapat melakukannya. Beberapa hal yang sering dilakukan dilakukan Stuntman diantaranya memerankan tokoh yang diserang oleh hewan buas, melompat dari jembatan, hingga diikat pada sayap pesawat, menerima pukulan ataupun terlibat dalam suatu ledakan dan kebakaran.
- Acting Coach
Acting coach merupakan salah satu profesi yang bertugas melatih para pemain – biasanya aktor film, televisi, teater, dan teater musikal – dan memberi mereka nasihat dan bimbingan agar mereka dapat meningkatkan kemampuan akting dan penampilan dramatis mereka, mempersiapkan diri untuk audisi, dan mempersiapkan diri lebih baik untuk peran. Kontribusi acting coach penting untuk membantu sutradara bekerja dengan para aktor.
- Voice-over Actor & Film Dubber
Voice-over Actor atau voice over talent atau artis VO merupakan profesi dimana seseorang melakukan tugas voice over. Tugas utamanya adalah merekam suara untuk digunakan dalam berbagai proyek audiovisual. Voice over artinya suara latar, yaitu hasil produksi berupa rekaman suara untuk kebutuhan narasi atau komunikasi. VO banyak ditemukan pada film, acara televisi, iklan radio, animasi, hingga konten video di media sosial. Suara VO bisa direkam di studio atau tempat lain di luar lokasi tersebut. Nantinya, rekaman suara narator atau pembicara tersebut akan disinkronkan dengan video yang sedang ditampilkan dalam produksi media.
- Casting Director
Casting Director adalah sebuah profesi yang menjadi penghubung antara Produser dan Sutradara, serta para aktor dan perwakilannya. Casting Director memegang peranan penting dalam memilih pemain untuk sebuah produksi. Tanggung jawab mereka sangat penting bagi keberhasilan proyek secara keseluruhan. Pemilihan pemain yang tidak tepat dapat berdampak signifikan terhadap kualitas produksi. Oleh karena itu, Casting Director dengan cermat memastikan bahwa setiap peran diisi oleh pemain yang paling cocok, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pengalaman, keterampilan, dan kesesuaian dengan karakter. Tentu saja, mereka bertanggung jawab atas seluruh proses casting, yang sedikit banyak terlibat tergantung pada ruang lingkup dan anggaran proyek.
- Narrator
Narator adalah sebuah profesi dimana seorang bertugas menceritakan program TV, iklan, maupun film. Narator adalah orang yang menceritakan kisah kepada audiens. Narator muncul dalam penceritaan tatap muka, dan dalam karya sastra, film, dan drama. Mereka bisa fiktif, atau bisa juga orang sungguhan. Ketika narator juga merupakan karakter dalam cerita, ia terkadang dikenal sebagai karakter sudut pandang. Narator adalah salah satu dari tiga bagian dalam penceritaan apa pun. Narator hanya ada dalam dunia cerita dan menyajikannya dengan cara yang dapat dipahami pembaca. Dalam nonfiksi, narator dan penulis mungkin orang yang sama, karena dunia nyata dan dunia cerita mungkin sama.
- Content Creator
Content creator merupakan sebutan bagi seseorang yang melahirkan berbagai materi konten baik berupa tulisan, gambar, video, suara, maupun gabungan dari dua atau lebih materi. Konten-konten yang dibuat oleh para content creator itu biasanya dimuat di platform digital, seperti YouTube, Instagram dan TikTok. Untuk menjadi seorang content creator, seseorang dituntut untuk punya ide-ide orisinil supaya bisa menghasilkan materi baru yang berbeda tapi tetap bisa diterima dan laku di masyarakat. Konten yang dibuat pun diharapkan bisa menjadi trend-setter. Selain itu, jika ingin menjadi content creator yang andal dibutuhkan kemampuan dan keterampilan yang tinggi dalam hal berperan, menulis, mengambil foto, merekam gambar, maupun menyunting video. Biasanya content creator banyak dibutuhkan di industri kreatif, tapi tidak sedikit pula yang bekerja secara individu.
Dosen Tetap
- Suharmono, M.A.
- Rifka Audria Mayrani, M.Sn
- Sekar Sari, M.A.
- Winda Pramesti, S.Sn., M.Sn.
- Dimas Erdhinta Pratama Putra, M.Sn.
- Lulu Hendra Komara, M.Sn.
- Mandella Majid, M.Sn.
Dosen Praktisi
- Ifa Isfansyah
- Dian Sastrowardoyo
- Ibnu Widodo
- Muhammad Nur Qomaruddin
- Widi Susila Utama
- Whani Darmawan
- Senoaji Julius
- Alex Suhendra
- Anis Macau
- Gregorius Arya Dhipayana
- BW Purbanegara
- Triyanto Hapsoro
- Dll
VISI :
Menjadi Program Studi Sarjana Terapan Akting Film terbaik, unggul, dan terpercaya dalam menghasilkan sumber daya manusia di bidang akting film melalui pendidikan berbasis vokasional dalam penciptaan karya.
MISI :
Menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan ilmu akting film yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat, serta menghasilkan lulusan Sarjana Terapan Akting Film yang berfikir kritis dan berwawasan kebangsaan, budaya, dan kemanusiaan yang mampu bersaing secara nasional dan internasional.
TUJUAN:
- Menghasilkan lulusan yang berpengetahuan dan berketerampilan dalam akting film, berpikir kritis, berwawasan budaya, kemanusiaan dan kebangsaan yang mampu bersaing di dunia pembuatan film dalam lingkup nasional maupun internasional.
- Menjadi Program Studi yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat.